photo-1422565167033-dec8fad92aba

Tipe Orang Dalam Menyelesaikan Masalah

Setiap orang memiliki gaya sendiri menyelesaikan suatu masalah. Berikut ini beberapa tipe orang dalam menyelesaikan masalah berdasarkan hasil pengamatan saya.

Explorer

Ketika dihadapkan dengan suatu masalah, orang dengan tipe ini cenderung mencari banyak alternatif solusi. “Doodling” atau coret-coret kertas adalah hal yang menjadi kebiasaan orang-orang seperti ini, karena coretan yang dihasilkan dianggap bisa mengarahkan kepada alternatif solusi, atau sekadar memperjelas akar masalah. Dari coretan-coretan ini, pada akhirnya akan memetakan masalah hingga akar solusi. Namun, memang sering kali hanya sang pembuat coretan yang mengerti makna dari coretan tersebut, dan tidak semua orang bisa menjelaskan kembali seluruh isi kepala dari hasil coretannya tersebut.

Dot-connector

Banyak yang mengatakan bahwa orang yang kreatif adalah orang yang dapat menyambungkan titik-titik pengetahuan yang dimilikinya. Dot-connector adalah tipe orang yang mampu menyambungkan pengetahuan hasil pengalamannya dengan masalah yang sedang dihadapi. Memang solusi yang dihasilkan tidak sebanyak orang bertipe explorer, dan kualitas dari solusinya tergantung dengan pengalaman yang dimiliki. Semakin banyak pengalaman orang tersebut, kualitas solusinya pun semakin baik, dan sebaliknya.

Coordinator

Orang dengan tipe ini cenderung mengoordinasi orang-orang di sekitarnya untuk menyelesaikan suatu masalah. Orang denga tipe ini dapat menjadi moderator yang baik, dan dapat mengarahkan permasalahan menuju jalan keluar. Saking pandainya mengarahkan kondisi menuju solusi, seseorang yang bertanya mengenai suatu masalah pada orang tipe ini bahkan dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan sendirinya. Orang bilang, orang yang bijaksana itu tidak memerintahkan kita untuk menapaki suatu jalan, tetapi mengarahkan pandangan kita ke arah yang tepat.

Researcher

Orang yang memiliki latar belakang pendidikan akademis akan memiliki pola pikir metodologis sesuai dengan forum akademis. Orang dengan tipe researcher akan berpikir mengikuti pola ini secara berurutan, yaitu: mencari latar belakang masalah, melakukan “studi literatur”, mengusulkan suatu usulan solusi, kemudian -jika sempat- mengujinya, dan pada akhirnya mencapai pada suatu kesimpulan. Ribet ya, tapi saya yakin usulan solusinya dapat dipertanggungjawabkan.

Let-it-go-er

Nah, di buku “Cara Cepat Membaca Bahasa Tubuh” yang ditulis oleh Joe Navaro, dalam menghadapi masalah, orang dapat melakukan tiga hal, yaitu fight, flight, atau freeze. Orang dengan tipe let-it-go-er ini adalah tipe yang kedua, yaitu flight, alias menghindar. Orang-orang dengan tipe ini cenderung tidak mau memikirkan hal-hal, terutama yang membuat mereka tidak nyaman. Seperti bom waktu, mungkin masalah-masalah yang tidak diselesaikan dan dipendam tersebut lama kelamaan meledak di suatu waktu yang tidak diduga-duga. Jangan sampai kejadian deh ya, guys.

Itu dia hasil pengamatan saya terhadap tipe orang dalam menyelesaikan suatu masalah. Kamu tidak termasuk dalam semua tipe itu? Mungkin saya belum mengamati kamuđŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s