Catatan Perjalanan ICEEI 2013

ICEEI merupakan singkatan dari International Conference of Electrical Engineering and Informatics (Konferensi Internasional Teknik Elektro dan Informatika). Tahun 2013 ini, ICEEI dilaksakan di Selangor, Malaysia, tepatnya di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Tidak seperti konferensiku sebelumnya di Seattle yang hanya seorang diri, konferensi kali ini dilaksanakan bersama beberapa teman, dan pengurusan dokumen perjalanannya pun tidak rumit (karena tidak perlu visa😀 ). Awalnya, aku cukup merasa berat untuk melaksanakan konferensi ini, karena di Malaysia. Ya, aku mengakui, somehow, memang ada rasa enggan untuk ke sana. Namun, ternyata banyak hal yang bisa aku dapatkan di negeri Jiran ini.

Perjalanan dimulai pada hari Minggu, 23 Juni 2013. Tiket dan penginapan sudah diurus oleh pihak fakultas, mahasiswa dan dosen tinggal berangkat saja. Kami serombongan berjumlah sekitar 20 orang berangkat dari Bandara Husein Sastranegara dengan menggunakan Air Asia. Pesawat berangkat pukul 8, dan kami sudah berkumpul di bandara bahkan sejak pukul 06.30. Ada beberapa temanku yang baru pertama kali ke luar pulau Jawa. Sekalinya keluar Jawa, dia langsung ke Malaysia, gemeteran naik pesawat sambil memegang tanganku, dan pulangnya langsung meriang.

Menginjakkan kaki di tanah Melayu

Pesawat sampai di Bandara KLIA (Kuala Lumpur International Airport) sekitar pukul 10 atau 11 waktu Malaysia, namun ada satu hal yang menarik perhatian kami saat akan mendarat: kabut asap spesial kiriman dari Indonesia yang diakibatkan oleh kebakaran hutan di Sumatera. Saat keluar dari pesawat, masha Allah.. panasnya minta ampun. Mungkin saat itu temperaturnya lebih panas dari Jakarta. Ada hal yang menghibur kami saat di sana, yaitu bahasa yang digunakan sehari-hari oleh mereka. Sebagai orang Indonesia, kami tahu arti dari kata-katanya, namun tidak wajar untuk digunakan dalam kalimat yang biasa kita gunakan sehari-hari: Stesen bas (stasiun bus), kereta (mobil), medan selera (food court), servis ulang-alik (shuttle service), dan banyak lagi yang aneh lainnya.

2013-06-23 11.23.21

 

Setelah itu, kami tidak tahu harus kemana, karena memang tidak ada guide atau petugas khusus dari fakultas yang mengoordinasi kami di konferensi ini. Oleh karena itu, kami harus mengira-ngira sendiri bagaimana caranya agar sampai ke UKM. Kami hanya diberikan nama penginapannya yang bernama kolej pendeta, namun tidak ada alamat spesifik dimana penginapan ini berada.

Untungnya, ada bapak Profesor Iping. Beliau memiliki skill komunikasi yang sudah terlatih dengan sangat luar biasa, sehingga beliau mampu berkomunikasi dengan baik dengan orang-orang sekitar. Kami, mahasiswanya, hanya saling memandang betapa hebatnya beliau berinteraksi dengan “gayanya” yang khas.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam dengan menggunakan van (kalau di Indonesia, mungkin travel), akhirnya sampai di UKM. Para dosen dan mahasiswa yang beruntung mendapatkan tempat yang setara dengan hotel, sedangkan kami mahasiswa biasa-biasa saja ditempatkan di tempat semacam asrama. Ternyata tempat ini semacam asrama mahasiswanya. Tempatnya tidak mewah, bahkan tidak ada ubinnya, dan  banyak barang-barang yang rusak. Tapi, ya, Alhamdulillah, daripada harus izin menginap di Petronas.. Memang bisa?hehe. Ya, beginilah suasananya kira-kira

2013-06-24 22.54.29 2013-06-25 06.30.02Gila kan? Gapapa, namanya juga bujangan. Doakan saja supaya pada cepat pada kawin.😀

Sebelum gambar-gambar itu diambil, pada hari itu juga kami tidak menyia-nyiakan waktu, dan langsung jalan-jalan keliling kota Kuala Lumpur (KL). Banyak yang aku ingin sampaikan dari hasil jalan-jalan ini, terutama aku ingin mengomentari tentang transportasinya. Tapi mungkin, Insya Allah, di tulisan yang lain.

Intinya, di KL kami pergi ke Petronas. Bukan ke atasnya, karena harus bayar mahal. Jadi, sebagai gantinya kami keliling ke bagian tamannya.

2013-06-23 16.19.04 2013-06-23 17.41.11Mukanya masih celeno yah? Gapapa, yang penting ke luar negeri. hihihi.

Konferensi

Nah, sekarang baru sungguhan. Tujuan kami ke negeri orang ini adalah untuk presentasi makalah kami yang akan dipublikasikan, dan dilaksanakan pada hari Selasa. Presentasi kami ini berdasarkan penelitian kami di bidang informatika. Sebagai contoh, makalahku berjudul “Nutritional Needs Recommendation Based on Fuzzy Logic“. Mumet, toh? Iya aku juga pusing. Ini buktinya, tidak ada yang nonton.muahaha. Tidak apa-apa, doakan saja biar cepat dapat istri.

Presentasi ICEEI 2013

oke kan? Sudah pakai dasi, pinjam ikat pinggang, dan flash disk baru. Cerita mengenai jalan-jalannya akan ada di edisi tulisan mendatang.😀

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s