Cara Membuat Visa Amerika

Alkisah bulan ini aku mendapatkan pengalaman luar biasa untuk memperoleh visa amerika. Dua kali ditolak, dan satu kali berhasil, itu modal yang cukup untuk aku berbagi di sini.hehe.

Ada pepatah yang bilang “dapetin visa amerika lebih susah daripada masuk surga”.Hehe. Memang susah sih, tapi kalau kita serius sih bisa dapet kok. Memang kelihatannya jahat kalau ditolak, tapi aku percaya sebenarnya mereka baik kok, ga ingin kita jadi gelandangan di sana, atau menjamin keselamatan kita di sana. Ya, hasilnya memang kita susah untuk dapat visa amerika ini.

  • Buat passport

untuk cara-cara pembuatan passport, bisa dilihat di sini

  • Bayar biaya administrasi

Ternyata untuk biaya administrasi pembuatan visa ini tidak murah, dan tergantung dari jenis visa yang kita ajukan. Untuk itu, terlebih dahulu kita harus tahu jenis visa yang kita ajukan. Misalnya, waktu aku mengajukan visa untuk konferensi, bisa menggunakan visa B1. Visa B1 ini harus membayar semahal Rp1.520.000,-

biaya ini bisa dibayar melalui bank Standard Charter atau bank Permata yang ada di Jabodetabek. Aku sudah pernah mengajukan di bank Permata Bandung, dan ternyata tidak bisa. Setelah melakukan pembayaran, maka kita akan menerima tanda bukti pembayaran. Bukti pembayaran ini digunakan untuk pendaftaran online, dan bukti pada saat wawancara.

  • Buat form DS-160

Buat juga form yang bernama DS-160 (untuk jenis visa lain, ada tambahan form yang dibutuhkan untuk pengajuan visa). Visa ini dibuat dengan cara online di sini. Data ini harus dengan sebaik-baiknya, dan benar. Setelah selesai dibuat, jangan lupa untuk mencetak form ini.

  • Buat Appointment untuk wawancara

Setelah itu, buat janji untuk wawancara, yang juga dengan cara online, bisa diakses di sini. Pada form ini, akan diminta nomor tanda bukti pembayaran yang sudah kita buat, dan nomor DS-160 yang telah diisi sebelumnya. Setelah itu, jangan lupa juga print form konfirmasi janji wawancara ini.

  • Wawancara di Kedutaan Besar Amerika

Nah, ini dia bagian paling seru. Biasanya janji wawancara itu dibawah jam setengah 10 pagi, karena setelah itu gerbang kedutaan besar untuk wawancara visa sudah tutup. Untuk pengajuan visa keduaku pernah terlambat kira-kira 15 menit, dan tidak boleh masuk untuk wawancara. Hati-hati dengan waktu janji wawancara ini, usahakan datang setengah jam sebelum waktu wawancara. sebenarnya tidak ada bedanya jadwal wawancara jam berapapun, karena yang akan dilayani adalah yang lebih dahulu datang. di gerbang depan, sudah menanti berlapis-lapis penjaga. Baru datang saja, langsung ditanya keperluannya apa. Setelah menjelaskan bahwa kita datang kesana untuk wawancara, maka dipersilakan masuk ke depan gerbang. Di depan gerbang setidaknya ada dua antrean. Antrean pertama adalah pengecekan jadwal wawancara. Penjaga di depan sudah memegang siapa saja yang akan diwawancara hari itu. Maka dari itu, kita akan menunjukkan passport dan lembar konfirmasi wawancara kepada penjaga di depan. Setelah diverifikasi, kita dipersilakan untuk mengantre di antrean sebelahnya untuk menunggu giliran masuk ke pintu masuk utama gedung kedutaan, enam orang- enam orang. Setelah mendapat giliran masuk, kita diminta untuk mengeluarkan semua barang elektronik, kabel, dan sebagainya. Di sana, ada alat detektor logam dan sinar X.

setelah melewati penjagaan ini, kita akan melintasi sebuah lapangan basket/futsal menuju loket pertama. Sebelum ke loket pertama ini, kita diminta untuk duduk, kemudian diperiksa lembar konfirmasi janji wawancara, DS-160, foto 5×5, dan passport. Kemudian kita akan diminta untuk menjelaskan beberapa hal di loket pertama ini, seperti tujuan kita, riwayat pendidikan, dan beberapa hal mengenai DS-160. Setelah selesai ditanyai, kita akan mendapatkan sebuah papan/lembar nomor kelompok untuk wawancara. setelah itu, kita diminta untuk melewati sebuah ruangan yang aneh. Di sana hanya ruang kosong, dan ada petugas yang melihat kita dari balik kaca. Kemudian, pintu di seberang pintu masuk akan berbunyi, dan kita bisa membukanya untuk keluar. Setelah itu, kita akan duduk kembali di suatu area untuk menunggu nomor kelompok kita dipanggil. Ketika nomor kita dipanggil, kita akan memasuki sebuah ruangan konsuler, dan kembali menunggu kelompok kita untuk diambil sidik jari. Setelah sidik jari diambil, kita akan dipanggil ke loket lainnya. Nah, ini dia loket terakhir yang menentukan apakah visa kita disetujui atau tidak. Aku pernah ditolak di loket ini karena mereka tidak percaya siapa yang akan menjamin finansial dan segala hal mengenai diriku selama di Amerika. Ketika visa kita ditolak, maka kita harus membayar lagi, dan mengulangi proses dari awal. Tips dalam wawancara adalah sebagai berikut

  1. tidak usah tegang
  2. bawa semua dokumen yang mendukung perjalanan kita
  3. yakinkan pewawancara bahwa kita akan kembali ke Indonesia dan memiliki kemampuan finansial untuk hidup selama di sana
  4. jawab jujur semua pertanyaan

25 thoughts on “Cara Membuat Visa Amerika

  1. wktu mas prmohonan visa yg prtama n kdua kan ditolak,,,trus yg ketiga kalix diterima..Apa yg mmbedakan mas ampe bs diterima yg trakhir?
    makasih sblmx

    1. khusus untuk kasus saya, alasan utama saya tidak diterima itu karena bukti-bukti yang ngedukung bahwa finansial saya selama di Amerika kurang begitu kuat (nggak ada yang ngejamin bahwa saya tidak bakal kekurangan uang di sana). Pada pengajuan yang ketiga, saya kasih surat jaminan dari pihak yang mengundang saya yang isinya bakal ngasih uang penggantian dan segala rupanya setelah saya sampai sana. Setelah mereka percaya, barulah visa saya disetujui.

      nah, alasan utama penolakan ini mungkin berbeda untuk setiap orang, dan biasanya sih dikasih tau alasan ini waktu kita wawancara. Kalau kita bisa ngasih bukti yang kuat dan emang benar-benar bisa meyakinkan pewawancara di pengajuan selanjutnya, biasanya dikabulin kok. Yang perlu disadarin, sebenernya niat mereka baik kok, biar kita ngga kesusahan waktu di sana.hehe.
      semoga sukses dengan visanya😉

    2. bila saya dapat undangan dari teman seorang amerika, dan teman saya itulah yang akan menanggung seluruh biaya selama di sana.apakah d perlukan surat jaminan dari teman saya tersebut?

      1. Iya, betul. Perlu ada seluruh informasi (biodata, alamat, kontak yang bisa dihubungi) sebagai jaminan dari orang tetsebut. Pernyataan tertulisnya pun harus ada bahwa teman yang dimaksud bisa menanggung biaya. Tapi, kalau saran saya sih, tetap harus ada biaya mandiri sebagai pegangan

  2. Maspri, ini prosesnya brp hr ya? Dr byr trus nunggu dtunggu interview dan dr proses ke visa nya jd? Tengkyu

    1. untuk proses nunggu interview, sebenernya setelah kita selesai pembayaran visa, kita yang menentukan waktu kapan kita akan wawancara. Penentuan waktu ini kita lakukan di website, terus nanti kita dikasih halaman konfirmasi (di-print sendiri) yang harus dibawa waktu wawancara di kedubes.

      setelah proses interview selesai (dan dinyatakan diterima), biasanya interviewer akan bilang kalau visa akan jadi dalam 3 hari kerja. Nah, pengambilan visa ini bisa bermacam-macam. Ada yang langsung ambil di kedubes dalam 3 hari kerja tersebut, atau ada juga yang dikirim ke kota masing-masing. Kalau saya sih minta visa-nya dikirim ke Bandung. Pemilihan dimana visa akan diambil ini ada pilihannya ketika kita mengisi formulir wawancara secara online. Nanti kita tinggal ambil di tempat yang diisikan. Perlu diingat, berarti kalau kita ingin visa kita dikirimkan ke suatu tempat, berarti tergantung dengan lama pengiriman dari Jakarta ke kota tersebut. Berarti 3 hari kerja ditambah dengan lama pengiriman.

      semoga membantu🙂

    1. secara default, memang wawancaranya dalam bahasa Inggris, karena pewawancara merupakan orang Amerika. Meskipun, tidak menutup kemungkinan bisa juga dengan bahasa Indonesia, karena sebenarnya mereka mengerti juga bahasa Indonesia. Tapi akan lebih meyakinkan kan, apabila kita menguasai bahasa Inggris.🙂

      1. hallo, sy mau tanya, semua jenis visa lama proses’y sampai jadi visa semua sama 3hr?
        syarat’y dokumen apa aja y? pas wawancara, ditanya apa aja y? klo pake b.indo bisa ga?
        mksh

      2. Setahu saya sih iya, semuanya 3 hari kerja. Syarat dokumennya ada banyak, silakan dilihat di website pendaftaran visa US (Hehe, saya lupa detilnya apa saja).
        ketika wawancara, secara umum ditanya tujuan kita ke sana, dan hal-hal yang bersangkutan dengan orang yang menjaga keselamatan kita selama di sana. Sebenarnya pewawancaranya bisa kok bahasa indonesia. Tapi, memahami bahasa inggris juga jadi penilaian dia mengabulkan visa kita atau tidak

  3. Halo mas . Bole tau mas apply visa apa yah ? Untuk keperluan pekerjaan atau belajar ? Mau tnya pendapat nih mas . Saya dan teman rencana kerja di amerika . Tetapi utk apply visa kerja sesuai info lama yah prosesny . Jadi kami berencana apply visa pelajar . Tetapi tujuan utama disana adalah bekerja dan sambilan belajar . Kira2 apa pendapat mas ya ? Makasi .

    1. Saya apply visa untuk pelajar atau pekerja yang akan menghadiri acara yang cukup singkat, misalnya konferensi, perjalanan bisnis, dsb. jadi hanya berlaku seminggu. Dari kondisinya demikian, ada dua kemungkinan, yang pertama, mba memang ke sana untuk belajar, jadi cari institusi sederhana yang tujuannya memang untuk belajar. ini dilakukan untuk defense ketika ditanya oleh pewawancara. Ketika sudah di approve,mba bisa sambil bekerja. Namun, ini menyalahi aturan. Seandainya mba ketahuan, bisa-bisa dideportasi. Atau yang kedua, dan yang saya sarankan adalah apply visa untuk bekerja saja. Meskipun lebih ribet, tapi untuk ke depannya jadi lebih nyaman

  4. Hai mas restu, saya ingin bertanya rekening tabungan paling kecil brp yah?
    50, 75, atau 100?
    Saya ingin kerja di amerika setelah lulus SMA ini. Smga aja dpt!

    1. Maaf mas, baru balas sekarang. Bagaimana visanya, sudah dapat?
      sebenarnya tidak ada batas minimum tabungan di rekening kita sih. Yang penting pewawancara yakin kita akan bisa hidup dengan sokongam dana yang ada (tabungan, sponsor, donatur, keluarga di sana, dsb)

  5. thanks mas pri ats infonya, z rencana mw ke AS tp ingris aku pasif mas, gmn tuh mas? trus rencana ada teman aku yang akan jamin kesana kira2 gmn tuh mas

    1. Selama ngerti yang ditanyain sama pewawancaranya, harusnya ngga masalah sih walaupun pasif. Saya juga inggrisnya ga bagus kok.haha.
      Nah, untuk jaminan itu harus ada pernyataan tertulis dari orangnya, terus ada biodata lengkap dari orang yang menjamin. Tapi untuk lebih amannya sih kita punya juga cadangan biaya yang cukup di rekening kita selama di sana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s